
Masjid Nurul Muawanah di Kampung Hegar Manah, Cianjur, sudah berdiri sejak 1992. Selama puluhan tahun, masjid ini menjadi tempat warga beribadah dan anak-anak belajar mengaji.
Namun, kini kondisinya semakin memprihatinkan. Tiang kayunya mulai rapuh dimakan rayap, sebagian lantai papan patah, pintu utama rusak, dan atap serta plafonnya berlubang hingga air hujan kerap masuk


Masjid ini juga menjadi tempat beribadah bagi banyak jamaah lansia. Di usia yang tak lagi muda, mereka tentu membutuhkan tempat yang aman dan nyaman untuk bersujud. Sayangnya, kondisi bangunan yang semakin rapuh membuat masjid ini membutuhkan perbaikan segera.

Mayoritas warga bekerja sebagai buruh tani dan petani gula aren. Penghasilan mereka kadang hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Sejak 2021, warga sudah bergotong royong mengumpulkan bahan bangunan untuk membangun kembali masjid. Namun, hingga kini, mereka baru mampu mengumpulkan kayu balok dan kusen karena keterbatasan biaya.
Ustaz Jayadi, pengajar mengaji sekaligus penanggung jawab masjid, juga ikut berjuang. Ia menyisihkan penghasilan dari berjualan es cincau dan es dawet untuk membantu pembangunan. Meski kerap sakit akibat penyakit lambung kronis, ia tetap berusaha agar masjid ini bisa kembali menjadi tempat ibadah yang layak bagi warga dan tempat anak-anak menimba ilmu agama.

Sahabat, yuk, bantu petani aren dan warga Kampung Hegar Manah membangun kembali Masjid Nurul Muawanah.
Mari hadirkan tempat ibadah yang lebih aman dan nyaman bagi warga, anak-anak yang belajar mengaji, serta para jamaah lansia. Insyaallah, setiap bantuan yang Sahabat titipkan menjadi bagian dari kebaikan yang manfaatnya terus dirasakan. Semoga Allah membalas sedekah kita dengan pahala dan keberkahan

![]()
Belum ada Fundraiser