Sebagai bentuk kepedulian terhadap para korban banjir bandang yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera, bantuan kemanusiaan berupa pangan telah disalurkan ke dua daerah terdampak, yakni Provinsi Sumatera Utara dan Provinsi Aceh. Penyaluran ini diharapkan dapat meringankan beban para penyintas yang tengah menghadapi kondisi darurat pascabencana.
Bantuan pertama disalurkan ke Kelurahan Hutabalang, Kecamatan Tukka, Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera Utara. Bantuan pangan dikirimkan langsung ke posko pengungsian untuk memenuhi kebutuhan dasar warga terdampak. Adapun bantuan yang diberikan berupa paket sembako berisi 50 kg beras, 30 kg gula, 8 dus mi instan, 7 dus biskuit, serta 2 dus teh.

Salah satu warga pengungsi, Ibu Rina (45), mengungkapkan rasa syukurnya atas bantuan yang diterima.
“Sejak banjir bandang terjadi, kami sangat kesulitan memenuhi kebutuhan makan sehari-hari. Bantuan ini sangat berarti bagi kami dan keluarga. Terima kasih kepada semua pihak yang sudah peduli,” tuturnya dengan mata berkaca-kaca.
Sementara itu, penyaluran bantuan juga dilakukan di Desa Batangara, Dusun Damai, Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh. Di wilayah ini, bantuan difokuskan untuk mendukung operasional dapur siaga bagi para pengungsi. Sebanyak 200 kg beras disalurkan guna memastikan ketersediaan bahan pangan utama bagi warga terdampak banjir bandang.

Seorang relawan dapur siaga sekaligus warga setempat, Pak Faisal, menyampaikan bahwa bantuan tersebut sangat membantu kelangsungan dapur umum.
“Dengan adanya bantuan beras ini, kami bisa terus memasak dan menyediakan makanan untuk para pengungsi. Ini sangat membantu, terutama untuk anak-anak dan lansia,” ujarnya.
Melalui penyaluran bantuan di dua wilayah ini, para korban banjir bandang tidak hanya menerima bantuan pangan, tetapi juga merasakan kehadiran solidaritas dan kepedulian dari sesama. Diharapkan bantuan ini dapat menjadi penyemangat bagi para penyintas untuk bertahan dan bangkit dari dampak bencana.
Salam Hangat
Ruang Kita Peduli






