

Tangisan anak kecil terdengar di tengah pengungsian, memanggil nama orang tuanya yang tak kunjung datang. Di usia yang seharusnya merasa aman, mereka justru dihantui takut dan cemas.
Teman-teman,bukan hanya orang dewasa yang terdampak banjir bandang ini.Anak-anak pun harus bertahan tanpa kepastian, di tengah rumah yang terendam dan keluarga yang terpisah.

Sebagian dari mereka kehilangan jejak orang tua, sebagian lain menyaksikan rumah dan semua yang mereka miliki hanyut terbawa air. Mereka masih anak-anak, namun dipaksa kuat oleh keadaan yang tak mereka pilih
Di pengungsian, anak-anak hidup dalam keterbatasan makanan, pakaian, dan perlengkapan dasar. Risiko penyakit mengintai, sementara rasa aman dan perlindungan belum sepenuhnya mereka rasakan.

Ramadan sebentar lagi, ayo berbuat kebaikan dan menjadi pelukan hangat bagi mereka. Mari bantu anak-anak korban banjir bandang di Sumatera agar kembali merasa aman, terlindungi, dan memiliki harapan.

![]()
Belum ada Fundraiser
![]()
Menanti doa-doa orang baik